by

Lelah Menunggu Janji Pemerintah, Warga Batu Rusa RT 11 Gotong Royong Perbaiki Jalan Berlubang

banner 468x60

Bangka — Rasa kecewa terhadap kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki pemerintah membuat warga Dusun 3 Serandang RT 11, Desa Batu Rusa, memilih bergerak sendiri. Dengan semangat gotong royong, masyarakat setempat melakukan pengecoran pada sejumlah titik jalan aspal yang rusak dan berlubang menggunakan dana swadaya warga.

 

banner 336x280

Aksi perbaikan jalan tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat yang sudah lama mengeluhkan kondisi jalan di wilayah mereka. Jalan yang dipenuhi lubang dinilai membahayakan pengendara dan mengganggu aktivitas sehari-hari warga. Minggu (17/05/2026)

 

Tanpa menunggu bantuan pemerintah yang belum juga terealisasi, warga akhirnya patungan untuk membeli material perbaikan jalan. Tidak hanya menyumbang uang, beberapa warga juga ikut memberikan bantuan berupa semen, pasir, batu split, hingga tenaga kerja secara sukarela.

 

Salah seorang warga mengatakan kondisi jalan rusak sudah berlangsung cukup lama dan berkali-kali menjadi keluhan masyarakat. Namun hingga kini, perbaikan permanen yang dijanjikan belum juga terlihat.

 

“Sudah lama rusak, kalau hujan makin parah dan licin. Banyak lubang yang membahayakan pengendara motor. Kami capek menunggu janji terus,” ujar seorang warga saat kegiatan gotong royong berlangsung.

 

Menurut warga, aksi swadaya tersebut dilakukan semata-mata demi keselamatan bersama dan kelancaran akses masyarakat. Sebab jalan tersebut menjadi jalur penting bagi aktivitas warga, mulai dari bekerja, mengangkut hasil usaha, hingga akses anak-anak menuju sekolah.

 

Pantauan di lapangan, warga terlihat bahu membahu mencampur semen, mengangkut material, hingga melakukan pengecoran secara manual. Suasana kebersamaan tampak kuat di tengah keterbatasan yang ada.

 

Beberapa warga bahkan rela meluangkan waktu bekerja sejak pagi demi memperbaiki jalan yang dianggap sudah terlalu lama terbengkalai.

 

“Kami tidak punya pilihan lain. Kalau menunggu terus, entah sampai kapan diperbaiki. Jadi kami sepakat gotong royong,” ungkap warga lainnya.

 

Kondisi ini sekaligus menjadi gambaran masih adanya infrastruktur jalan lingkungan yang belum mendapat penanganan maksimal. Padahal masyarakat menilai jalan tersebut sangat vital bagi kehidupan warga Dusun Serandang.

 

Kekecewaan masyarakat juga muncul karena sebelumnya disebut sudah ada berbagai janji terkait perbaikan jalan. Namun hingga kini, warga mengaku belum melihat realisasi nyata di lapangan.

 

“Yang datang cuma janji. Sementara kami setiap hari lewat jalan rusak ini,” kata warga dengan nada kecewa.

 

Meski demikian, masyarakat tetap berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur di Dusun 3 Serandang. Warga berharap perbaikan yang dilakukan secara swadaya ini tidak menjadi alasan pemerintah untuk mengabaikan tanggung jawab pembangunan jalan yang layak bagi masyarakat.

 

Aksi gotong royong tersebut pun menuai apresiasi dari warga sekitar karena dinilai mencerminkan kepedulian dan solidaritas masyarakat dalam menghadapi persoalan lingkungan mereka sendiri.

 

(Edi)

banner 336x280

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *